“Nah itulah yang digunakan sarana untuk memanipulasi korban, memanipulasi korban sehingga korban mau menyerahkan uang,”
tambahnya.
Selain cairan ajaib tadi, polisi juga menyita beberapa barang bukti lain. Beberapa koper dan sebuah brankas ikut diamankan. Semua barang itu kini berada di bawah pengawasan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
Sebenarnya, modus black dollar ini bukan hal baru. Pola penipuannya selalu sama: menawarkan uang dalam jumlah fantastis yang katanya "terkunci" atau berwarna hitam, lalu butuh biaya atau cairan khusus untuk mengembalikannya menjadi uang asli. Janjinya selalu menggiurkan, tapi ujung-ujungnya hanya tipu daya belaka.
Polisi pun mengingatkan masyarakat. Hati-hati dengan iming-iming keuntungan instan, apalagi yang melibatkan proses penggandaan uang atau semacamnya. Jika ada tawaran yang terdengar terlalu bagus untuk jadi kenyataan, kemungkinan besar itu memang tidak nyata.
Untuk saat ini, penyidik masih mendalami kasus ini. Mereka tengah mengurai apakah ada pelaku lain atau jaringan yang terlibat di balik aksi kedua WNA Liberia tersebut.
Artikel Terkait
Pakar Ingatkan Pola Makan Pasca-Lebaran, Data BPJS Tunjukkan Lonjakan Biaya Layanan Ginjal
Lima Pejabat Aceh Barat Dituntut Total 14,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pajak Rp3,58 Miliar
Presiden Prabowo Bahas Masa Depan Danantara dengan Investor AS Ray Dalio
PM Malaysia Anwar Ibrahim Bertemu Presiden Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah