Pemerintah pusat kini menggenjot pembangunan hunian tetap untuk korban longsor di Tapanuli Utara. Targetnya jelas: warga yang kehilangan tempat tinggal harus segera mendapat rumah yang layak. Aman, dan nyaman tentunya.
Menteri Perumahan Maruarar Sirait dan Menko Polhukam yang juga Ketua Satgas Bencana, Tito Karnavian, sama-sama menekankan hal ini. Mereka bilang, percepatan pembangunan itu penting, tapi kualitas bangunan jangan sampai dikorbankan. Pokoknya, dua hal itu harus berjalan beriringan.
“Kami ingin pembangunan hunian tetap ini benar-benar selesai dengan baik, tepat waktu, dan berkualitas,” tegas Maruarar.
Ia menambahkan, masyarakat korban bencana sudah terlalu lama menunggu kepastian. Pernyataan itu disampaikannya melalui keterangan tertulis yang diterima media pada Jumat, 27 Maret 2026.
Nah, untuk mewujudkannya, pemerintah tak bekerja sendirian. Mereka menggandeng Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan bisa memangkas birokrasi dan mempercepat prosesnya. Soalnya, yang diutamakan adalah kecepatan penyediaan rumah layak huni bagi mereka yang terdampak.
Artikel Terkait
Ekonom: Prabowo Hidupkan Kembali Soemitronomics untuk Wujudkan Ekonomi Pancasila
Maguire: Fondasi Amorim Jadi Kunci Kebangkitan Manchester United
IOC Tetapkan Skrining Gen SRY sebagai Syarat Kelayakan Atlet Perempuan di Olimpiade
Menteri Fadli Zon Canangkan Revitalisasi Menyeluruh Keraton Surakarta