JAKARTA - Rumor soal siapa yang akan mengisi kursi pelatih Timnas Indonesia terus bergulir. Kali ini, bek andalan Skuad Garuda, Jordi Amat, memberikan tanggapannya. Terkait kabar yang menyebut John Herdman sebagai salah satu kandidat, Jordi dengan tegas menyatakan bahwa itu semua masih spekulasi belaka. Kebenarannya belum bisa dipastikan.
Memang, dua nama terus mencuat ke permukaan: Giovanni van Bronckhorst dan John Herdman. Publik dan media sosial ramai membicarakannya. Bahkan, PSSI dikabarkan sudah mengantongi kedua nama itu untuk dibahas lebih lanjut dalam rapat Eksekutif. Tapi ya, itu semua masih di level wacana.
Di tengah hiruk-pikuk itu, Jordi Amat cuma meminta satu hal: kesabaran. Menurutnya, PSSI sedang bekerja keras mencari sosok yang tepat. Masa depan tim nasionallah yang jadi taruhannya.
"Tidak, tapi itu hanya rumor untuk saat ini," ujar Jordi di Sawangan.
"Seperti yang saya katakan sebelumnya dalam semua wawancara, saya berharap ini adalah keputusan terbaik untuk Indonesia, untuk tim nasional," lanjut pemain Persija Jakarta itu.
Harapannya jelas. Pelatih baru nantinya harus bisa mengubah tim menjadi lebih solid dan punya daya saing. Jordi tidak bicara target instan. Pikirannya sudah melayang ke Piala Asia 2027. Itu adalah tujuan jangka panjang yang harus dipersiapkan dari sekarang.
"Ini adalah momen yang sangat penting. Kita harus kembali ke jalur yang benar, mempersiapkan diri untuk Piala Asia 2027," tegasnya.
Dia menambahkan, "Semoga ini menjadi pilihan yang baik untuk tim. Karena seperti yang saya katakan sebelumnya, Indonesia memiliki masa depan yang cerah."
Seperti diketahui, posisi pelatih Timnas Indonesia memang masih lowong sejak Oktober tahun lalu. Patrick Kluivert hengkang setelah Indonesia gagal melangkah ke Piala Dunia 2026. Kekosongan itulah yang kini berusaha diisi dengan pencarian figur baru.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares