“Kalau dari 263 menuju ke kilometer 70 itu sudah terkuras flow-nya, ya cukup sampai 263 saja. Tapi kalau masih ada bangkitan arus dari Jawa Timur, Jogja, Solo Raya, Semarang, mungkin akan kita buka one way arus balik dari 414,” tutur Irjen Agus merinci.
Secara umum, kondisi lalu lintas sepanjang tol Trans Jawa dari Km 414 GT Kalikangkung hingga Km 70 GT Cikampek Utama masih terpantau terkendali. Memang ada kepadatan di beberapa titik, tapi laluannya masih bisa dilalui dengan baik.
“Pada malam hari ini masih padat, tapi masih terkelola. Tadi saya sampai di kilometer 70 dengan kecepatan 75 kilometer per jam. Jadi masih cukup lancar,” ungkapnya.
Perlu diingat, puncak arus balik gelombang pertama tanggal 24 Maret lalu disebut-sebut sebagai yang tertinggi dalam catatan sejarah. Kini, antisipasi difokuskan untuk menghadapi gelombang kedua yang tinggal hitungan hari.
(ial/fca)
Artikel Terkait
John Herdman Awali Era Baru Timnas Indonesia dengan Target Jangka Panjang Piala Dunia 2030
Batas Pelaporan SPT Tahunan Diperpanjang hingga 30 April 2026
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hari Ini
Polandia dan Denmark Lolos ke Final Play-Off Kualifikasi Piala Dunia 2026