Zulfahmi Khairuddin: Level Hakim Danish Tak Kalah dengan Veda Ega Pratama

- Kamis, 26 Maret 2026 | 07:30 WIB
Zulfahmi Khairuddin: Level Hakim Danish Tak Kalah dengan Veda Ega Pratama

JAKARTA – Veda Ega Pratama memang dua kali mengasapi Hakim Danish di awal Moto3 2026. Tapi, jangan salah. Mantan pembalap Malaysia, Zulfahmi Khairuddin, justru memuji rookie asal Malaysia itu. Menurutnya, level Danish tak kalah dengan rider Indonesia tersebut.

Zulfahmi, yang kini jadi pengamat, memberikan pandangannya soal kiprah Hakim Danish di musim perdananya yang penuh. Ia melihat kemampuan Danish masih seimbang dengan para rookie lain, termasuk Veda.

Ini memang musim pertama Danish terjun penuh di Moto3. Sebelumnya, ia lebih banyak membalap di ajang-ajang persiapan seperti Red Bull MotoGP Rookies Cup dan FIM JuniorGP. Bahkan, di akhir musim 2025 lalu, ia sempat mencicipi tiga seri penutup Moto3. Hasilnya? Enam poin berhasil dikumpulkan.

Nah, di Moto3 2026, perkembangan Danish terlihat. Di seri pembuka Thailand, ia finis ke-18. Lalu, ada lonjakan di Brasil akhir pekan lalu, di mana ia berhasil masuk sepuluh besar.

Poin dari finis ke-10 itu membuat koleksinya kini genap enam. Yang menarik, angka itu sudah menyamai total poinnya sepanjang tiga balapan di musim 2025. Cukup signifikan, bukan?

Zulfahmi punya analisis menarik. Ia menilai para lulusan Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 punya kualitas yang berimbang di Moto3. Selain Danish dan Veda, nama seperti Brian Uriarte juga tak boleh dilupakan.

“Pembalap dari Rookies Cup menunjukkan performa yang bagus di Moto3. Saya tidak ingin menetapkan target yang rendah untuk Hakim Danish. Saya ingin dia setidaknya sekali mengejar podium dalam 22 putaran,” ujar Zulfahmi.
“Hakim Danish bergabung dengan tim yang kompetitif,” tambah rider berusia 34 tahun itu.

Memang, untuk sementara Veda Ega Pratama masih lebih unggul. Dari dua balap awal 2026, ia sudah mengantongi 27 poin dan duduk di peringkat ketiga sementara. Podium di Brasil jadi bukti nyata performa solidnya.

Tapi, perjalanan masih panjang. Danish punya fondasi yang bagus dan tim yang mendukung. Tinggal menunggu waktu saja bagaimana duel kedua rider muda ini akan berlanjut.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar