Acara di UNS sendiri mengusung tema “Merajut Pelangi Budaya Nusantara”. Rangkaian kegiatannya beragam banget. Mulai dari pertunjukan wayang beber tani, pameran arsip dan keris, gelar seni mahasiswa, sampai pameran UMKM para alumni. Semacam festival yang meriah.
Sementara itu, di ujung barat Indonesia, ada kabar gembira lain. Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh baru saja ditetapkan sebagai cagar budaya nasional. Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Aceh, Akmal MURIANETWORK.COM, menyambut penetapan ini dengan sukacita.
“Kita sangat bersyukur atas penetapan ini. Penetapan sebagai cagar budaya nasional akan semakin memperkuat Aceh sebagai destinasi religi,” ujar Akmal di Banda Aceh, Kamis.
Dengan status barunya, masjid ikonik dengan 12 payung elektrik raksasanya itu akan dipromosikan lebih gencar. Disbudpar Aceh berencana memasukkannya sebagai destinasi utama dalam paket wisata religi. Termasuk lewat Ramadhan Festival dan atraksi keagamaan lainnya. Libur Lebaran kemarin aja, masjid itu sudah ramai dikunjungi wisatawan yang mau ibadah sekaligus menikmati keindahannya.
Jadi, dari Solo sampai Aceh, upaya pelestarian budaya terus bergulir. Dengan kolaborasi dan adaptasi di era digital, diharapkan kekayaan budaya Indonesia nggak cuma jadi kenangan, tapi benar-benar hidup dan jadi kekuatan bangsa ke depan.
Sumber: Antara
Artikel Terkait
Arus Balik H+5 Masih Padat, Pemudik di Km 18 Japek Selatan Beristirahat di Tengah Lelah Perjalanan
Panglima TNI Ambil Alih Langsung Posisi Kabais di Tengah Kasus Penyegelan Aktivis
IDAI Dukung PP Tunas, Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Tiga Naturalisasi Segera Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026