Nah, dengan lengsernya para pejabat lama, tentu ada wajah-wajah baru yang naik. Posisi strategis Pangdam XVII/Cen kini dipegang Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang. Sementara Dankoderal X berpindah ke pundak Brigjen TNI (Mar) Sugianto.
Perubahan juga terjadi di komando teritorial. Brigjen TNI Vivin Alvianto kini memegang kendali sebagai Danrem 173/PVB, menggantikan pendahulunya. Jabatan Danrem 172/PWY beralih ke Brigjen TNI Robby Suryadi. Di Papua, Letkol Inf Teuku Jozanda mengambil alih Dandim 1710/Mimika.
Beberapa nama lain yang resmi dilantik antara lain Mayor Cpm M. Harlan Pariyatman sebagai Dandenpom XVII/1 Nabire dan Letkol Czi Riznu Fitra Bhuwana Tombolotutu untuk Dandenzibang 2/XVII Nabire. Letkol Inf Derek Serebi Rumbino pun kini memimpin Dandim 1716/Tolikara.
Melengkapi daftar, TNI juga melantik pejabat untuk sektor maritim dan intelijen. Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi ditetapkan sebagai Danlanal Nabire yang baru. Untuk Danpom Kodaeral X, Letkol Laut (PM) Raka Momon Saputra yang menjabat. Sementara Dandeninteldam XVII/Cen dipercayakan kepada Letkol Inf Nasser Khaled, dan Letkol Pas Mansyur M. memimpin sebagai Dansatgas Korpasgat.
Secara keseluruhan, rangkaian serah terima ini bukan sekadar rutinitas. Menurut informasi yang beredar, langkah ini bagian dari komitmen TNI dalam pembinaan personel. Tujuannya jelas: menyesuaikan diri dengan dinamika wilayah penugasan dan terus mendorong profesionalisme. Prinsip reward and punishment, disebut-sebut, diterapkan secara konsisten sebagai dasar pertimbangan.
Dengan kata lain, rotasi ini diharapkan bisa menjaga akuntabilitas dan kesiapan satuan. Terutama dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Artikel Terkait
BMKG Kendari Waspadakan Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang di Sultra
Cahya Supriadi Dapat Kepercayaan Pertama dari Herdman untuk Timnas Indonesia
Gempa M 5,2 Guncang Konawe Kepulauan Sulteng
Pemerintah Siapkan Kebijakan WFH Satu Hari untuk Hemat BBM