Di sisi lain, pihak inspektorat juga tak tinggal diam. Dhany Sukma, Inspektur Provinsi DKI, menyatakan kesiapannya untuk menindak tegas ASN yang kedapatan melanggar. Pengawasan dilakukan, salah satunya, lewat pemanggilan dan klarifikasi berdasarkan laporan yang masuk.
"Jika terbukti terjadi pelanggaran, sanksi akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Dhany.
Sanksinya tidak main-main. Mengacu pada Pergub DKI Nomor 8 Tahun 2024 dan Pergub 27 Tahun 2022, hukuman bisa berupa teguran moral hingga pemotongan tunjangan. Aturan pemerintah pusat, seperti PP 94 Tahun 2021, juga jadi landasan.
Sebelumnya, Pemprov DKI sebenarnya sudah mengantisipasi. Audit di seluruh perangkat daerah dilakukan untuk memastikan kendaraan dinas benar-benar 'dikandangkan' di tempat yang ditentukan selama liburan. Jadi, klaim adanya mobil dinas Pemprov DKI yang dipakai mudik, menurut mereka, sama sekali tidak berdasar.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026, Dean James Dicoret dari Skuad
William Henry Harrison, Presiden AS dengan Masa Jabatan Terpendek Hanya 31 Hari
Arus Balik Lebaran Memuncak, 52 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta dalam Sehari
Hizbullah Tolak Gencatan Senjata, Serangan Israel ke Lebanon Kian Meluas