Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Korban Tewas Kecelakaan Turun 30 Persen

- Kamis, 26 Maret 2026 | 00:55 WIB
Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Korban Tewas Kecelakaan Turun 30 Persen

Keputusan menerapkan KRYD ini punya alasan kuat. Ternyata, arus balik menuju Jakarta masih cukup besar. Baru sekitar 57,71 persen kendaraan yang masuk sesuai proyeksi. Masih ada sisa sekitar 42 persen lagi yang akan memadati jalan dalam beberapa hari ke depan.

“Kami pastikan pengamanan tetap optimal. Agar setiap pemudik bisa kembali dengan selamat,” tegas Irjen Agus.

“Bagi kami, tugas ini adalah kehormatan. Memastikan keselamatan masyarakat,” imbuhnya dengan nada serius.

Keberhasilan ini tentu bukan datang tiba-tiba. Rekayasa lalu lintas yang terukur, seperti sistem satu arah nasional hingga yang bersifat presisi di segmen tertentu, memberi dampak besar. Teknologi juga berperan penting. Patroli ETLE, command center mobile, hingga body cam membantu petugas di lapangan mengambil keputusan lebih cepat dan akurat.

Namun begitu, Agus menekankan bahwa kunci utamanya ada di dua hal: sinergi antar-pemangku kepentingan dan pelayanan yang humanis. Semua dijalankan dengan semangat sederhana: “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

Jadi, meski Operasi Ketupat sudah ditutup, perjalanan pulang para pemudik masih dalam pengawasan ketat. Targetnya jelas: mempertahankan tren positif tadi sampai titik akhir.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar