Kondisi mata Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS yang menjadi korban penyiraman air keras, memerlukan tindakan lebih lanjut. RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) pun kembali membawanya ke meja operasi. Ternyata, tim medis menemukan masalah serius: iskemia.
Iskemia itu apa sih? Intinya, kurangnya aliran darah. Dalam rilis resminya, RSCM menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi di area bawah sklera mata kanan Andrie, mencapai sekitar 40 persen. Akibatnya, jaringan di sekitarnya menipis. Situasi yang cukup mengkhawatirkan.
Melihat evaluasi itu, dokter tak punya banyak pilihan. Mereka harus bertindak cepat untuk menyelamatkan jaringan dan mendukung penyembuhan.
Begitulah pernyataan resmi rumah sakit yang dikutip Antara, Rabu lalu.
Nah, dalam operasi yang digelar Rabu itu, tim spesialis mata bergerak. Mereka memindahkan jaringan dari bagian dalam mata untuk menutupi area yang terbuka. Tak cuma itu, mereka juga menempelkan membran amnion dan memasang kembali lensa pelindung. Tujuannya jelas: memperbaiki permukaan bola mata dan memberi kesempatan terbaik bagi jaringan untuk pulih.
Namun begitu, pekerjaan rumahnya ternyata bertambah. Saat operasi berlangsung, tim lagi-lagi menemukan hal yang memprihatinkan. Jaringan kornea mata kanannya ternyata menipis secara progresif, dari bagian atas hingga ke sisi luar. Ini adalah dampak dari peradangan yang masih belum berhenti.
Artikel Terkait
Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Angka Fatalitas Kecelakaan Turun 30,89 Persen
AS Ancam Serang Iran Lebih Keras Jika Tolak Proposal Gencatan Senjata
Mahfud MD Sebut Langkah KPK dalam Kasus Gus Yaqut Lincah dan Cerdik
Polda Banten Tegaskan Rekayasa Lalu Lintas untuk Keselamatan Usai Wisatawan Paksa Masuk Jalur Tertutup di Cinangka