Arab Saudi Kecam Agresi Iran dan Ancaman Penutupan Selat Hormuz di Dewan HAM PBB

- Rabu, 25 Maret 2026 | 18:35 WIB
Arab Saudi Kecam Agresi Iran dan Ancaman Penutupan Selat Hormuz di Dewan HAM PBB

Arab Saudi kembali melontarkan kecaman keras. Kali ini, targetnya adalah serangan balasan Iran yang menyasar sejumlah negara Teluk, tetangga-tetangga Riyadh itu sendiri. Tak cuma soal serangan, pemerintah Saudi juga menyoroti langkah kontroversial Teheran: penutupan Selat Hormuz. Padahal, selat itu kan jalur laut vital untuk pasokan energi dunia.

Kecaman terbaru ini disampaikan langsung oleh Duta Besar Abdulmohsen bin Khothaila, perwakilan Saudi di Dewan HAM PBB. Pernyataannya dilaporkan oleh media Al Arabiya, Rabu (25/3/2026).

Dalam forum internasional itu, sang duta besar tak ragu menyebut aksi Iran sebagai sebuah "agresi".

"Agresi Iran tidak dapat dibenarkan," tegasnya.

Menurutnya, Iran harus mempertanggungjawabkan segala tindakannya. Dia juga memberi peringatan agar Teheran menghentikan kebijakannya yang sekarang, karena menurutnya, langkah itu tak akan membawa hasil apa-apa selain masalah.

"Iran harus meninjau kembali kesalahan perhitungannya," cetus Khothaila.

Di sisi lain, selain soal serangan militer, Riyadh juga gerah dengan gangguan di Selat Hormuz. Khothaila secara khusus mengkritik langkah Iran yang dinilai mengacaukan navigasi dan lalu lintas kapal di perairan strategis Teluk Arab tersebut. Keresahannya jelas: stabilitas kawasan sedang diuji.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar