Arab Saudi kembali melontarkan kecaman keras. Kali ini, targetnya adalah serangan balasan Iran yang menyasar sejumlah negara Teluk, tetangga-tetangga Riyadh itu sendiri. Tak cuma soal serangan, pemerintah Saudi juga menyoroti langkah kontroversial Teheran: penutupan Selat Hormuz. Padahal, selat itu kan jalur laut vital untuk pasokan energi dunia.
Kecaman terbaru ini disampaikan langsung oleh Duta Besar Abdulmohsen bin Khothaila, perwakilan Saudi di Dewan HAM PBB. Pernyataannya dilaporkan oleh media Al Arabiya, Rabu (25/3/2026).
Dalam forum internasional itu, sang duta besar tak ragu menyebut aksi Iran sebagai sebuah "agresi".
"Agresi Iran tidak dapat dibenarkan," tegasnya.
Artikel Terkait
Kebakaran Laundry di Kelapa Gading Timbulkan Kerugian Rp 300 Juta, Dua Karyawan Luka
Romario Kritik Ancelotti: Kesalahan Besar Coret Neymar dari Skuad Brasil
TNI Tegaskan Tak Ada Toleransi, Prajurit Pelanggar Hukum Terancam Pecat Tidak Hormat
Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Meninggal, Penyebab Masih Diselidiki