Anggota termuda MONSTA X, I.M, baru aja menyelesaikan tahap awal perjalanan wajib militernya. Ya, pelatihan dasarnya udah beres. Padahal baru kemarin, tepatnya 9 Februari lalu, Changkyun nama aslinya memulai dinas sebagai prajurit aktif di Angkatan Darat. Rasanya cepat sekali.
Nah, yang bikin heboh, kabar yang beredar sekarang soal penugasannya. Rupanya, setelah lulus dari pelatihan dasar, I.M dikabarkan bakal ditempatkan di unit khusus: Korps Pertahanan Kimia, Biologi, Radiologi, dan Nuklir atau yang biasa disingkat CBRN. Unit ini nggak main-main, lho.
Reaksi fans? Luar biasa antusias. Soalnya, jarang banget idol K-Pop dapat penugasan di divisi se-spesifik ini. Banyak yang langsung angkat jempol. “Wah, keren banget,” kira-kira begitu komentar yang bertebaran.
Memang sih, penempatan ini belum resmi 100%. Tapi kalau memang benar, I.M masih harus menjalani pelatihan lanjutan lagi. Kurang lebih dua minggu ke depan bakal diisi dengan pembekalan khusus sebelum dia benar-benar terjun ke tugasnya. Setelah itu, barulah dia akan bertugas penuh sampai masa wajib militernya selesai.
Di sisi lain, kabar ini juga bikin banyak orang mengingat latar belakang keluarganya. Nggak heran sih. Soalnya, ayah I.M adalah Profesor Sin-Hyeog Im (Im Shin Hyuk), seorang ahli terkemuka di bidang Ilmu Kehidupan dan Imunologi yang mengajar di POSTECH. Prestise akademisnya tinggi banget.
Makanya, banyak fans yang dengan bangga bilang, “Darah ayahnya emang ngalir di dirinya.” Mereka puji I.M karena dianggap berhasil membuktikan warisan kecerdasan dari sang ayah, meski lewat jalur yang berbeda. Memang, masuk ke korps CBRN itu nggak gampang perlu tes dan kemampuan khusus.
Gimana pun, perjalanan I.M di militer masih panjang. Tapi awal yang cukup menarik ini sudah bikin banyak orang penasaran dan tentunya memberi dukungan penuh. Kita tunggu saja perkembangan resminya.
Artikel Terkait
Merek Kosmetik Korea Laka Resmi Masuk ke Indonesia, Angkat Riasan sebagai Media Ekspresi Diri
PLTS di Pulau Tunda Rusak, Warga Kembali Bergantung pada PLTD yang Tak Stabil
Presiden Prabowo Dorong ASEAN Perkuat Perlindungan Warga dan Perdamaian Kawasan
Gencatan Senjata AS-Iran Mulai 7 April 2026 Gagal Redam Ketegangan, Kedua Negara Saling Serang di Teluk