Yudi Gromiko
TVRINews, Sumatera Selatan
Jalur penghubung yang vital di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, mendadak terputus. Penyebabnya, sebuah jembatan ambruk diterjang arus sungai yang ganas. Kejadian ini melanda Desa Mura Kumbang, Kecamatan Kandis, tepatnya di jalur yang menghubungkan wilayah Kandis dengan Kecamatan Rantau Alai.
Bayangkan, jembatan sepanjang kira-kira 10 meter itu tiba-tiba lenyap. Padahal, itu adalah urat nadi warga. Bukan cuma untuk keperluan sehari-hari antar desa, tapi juga jadi akses penting menuju Kabupaten Ogan Komering Ilir. Sekarang, tinggal puing-puingnya saja.
Lantas, apa yang terjadi? Menurut informasi yang beredar, debit air Sungai Ogan yang melonjak drastis jadi biang keroknya. Arus deras itu menggerogoti pondasi jembatan tanpa ampun, hingga akhirnya tanah di bawahnya longsor dan badan jembatan pun rubuh tak tertahankan.
Dampaknya langsung terasa. Warga yang terjebak di kedua sisi terpaksa berpikir cepat. Mereka pun bergotong royong, menyusun bambu-bambu menjadi jembatan darurat. Hasilnya? Hanya bisa dilintasi pejalan kaki dan sepeda motor itupun dengan sangat hati-hati. Untuk mobil atau kendaraan roda empat? Lupakan saja. Sama sekali tidak bisa lewat.
Artikel Terkait
Kawasan Kota Tua Jakarta Catat 23 Ribu Pengunjung di Puncak Libur Lebaran
Pemerintah Kaji WFH untuk Hemat BBM, Anggota DPR Ingatkan Syarat Efektivitas
TNI Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit Penanganan Bencana dan Penjaga Perbatasan
Kebakaran Laundry di Kelapa Gading Timbulkan Kerugian Rp 300 Juta, Dua Karyawan Luka