"Kalau kami yang keliru mengkritik, ya duduk dong kami bersama. Jangan hanya bilang ini teror. Sudah berapa hari dari sejak kejadian sampai hari ini, kita belum tahu siapa yang ditangkap, siapa dalangnya," imbuh Nining, menekankan rasa pilunya.
Di sisi lain, dari tubuh TNI sendiri, Kapuspen Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menyatakan proses hukum sedang berjalan. Pernyataannya disampaikan pada Senin (23/3).
"Perlu saya sampaikan bahwa sampai saat ini proses penyidikan terhadap empat personel yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Saudara AY sedang berjalan," kata Aulia.
Namun begitu, pernyataan itu tampaknya belum cukup meredam tuntutan. Nining kembali menegaskan solidaritas dan doa untuk kesembuhan Andrie Yunus.
"Kita sekali lagi mendoakan agar kawan Andrie semoga lekas sembuh dan tetap berjuang. Solidaritas harus kita bangun. Kita mendesak agar kekuasaan segera tangkap dan adili tidak hanya pelakunya, tapi dalang intelektualnya," pungkasnya.
Desakan untuk mengusut tuntas kasus ini juga datang dari tingkat tertinggi. Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan disebut telah meminta penyelidikan dilakukan hingga tuntas.
Artikel Terkait
Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Meninggal, Penyebab Masih Diselidiki
Pertamina Siapkan 19 Titik Serambi MyPertamina Mini di Destinasi Wisata untuk Mudik Lebaran
Pemerintah dan Muhammadiyah Sepakat Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei
Operasi Ketupat Lodaya 2026: 826.858 Kendaraan Padati Jalan Raya Puncak