Penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, mulai menemui titik terang. Puspom TNI baru-baru ini mengungkap empat prajurit BAIS TNI sebagai terduga pelaku. Mereka berinisial NDP, SL, BHW, dan ES.
Menanggapi perkembangan ini, Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) bersuara keras. Mereka mendesak bukan hanya pelaku, tetapi juga dalang intelektual di balik aksi teror itu segera ditangkap.
Koordinator Dewan Buruh Nasional KASBI, Nining Elitos, tak menyembunyikan kegeramannya. Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di kanal YouTube YLBHI, Rabu lalu, ia menyampaikan kecaman sekaligus desakan.
"Kami mengutuk dan sekaligus mendesak aparat segera tangkap. Siapa intelektual sebagai dalang yang membuat hari ini Andrie harus terkapar di rumah sakit?" tegas Nining.
Menurutnya, bukti-bukti yang sudah ada seharusnya mempermudah pengungkapan. Ia menyayangkan situasi di mana pengkritik yang bekerja untuk kemajuan bangsa justru berakhir sebagai korban teror.
"Tapi kok suara rakyat yang mengkritik kekuasaan, baik itu regulasi UU TNI dan yang lain, harus menderita di rumah sakit. Ini bentuk kepengecutan," ucapnya dengan nada tinggi.
Artikel Terkait
Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Meninggal, Penyebab Masih Diselidiki
Pertamina Siapkan 19 Titik Serambi MyPertamina Mini di Destinasi Wisata untuk Mudik Lebaran
Pemerintah dan Muhammadiyah Sepakat Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei
Operasi Ketupat Lodaya 2026: 826.858 Kendaraan Padati Jalan Raya Puncak