Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Meninggal, Penyebab Masih Diselidiki

- Rabu, 25 Maret 2026 | 19:45 WIB
Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Meninggal, Penyebab Masih Diselidiki

Kabar duka datang dari Bandung Zoo. Seekor anak harimau Benggala berusia delapan bulan, bernama Hara, ditemukan mati pada Selasa lalu. Kejadian ini langsung menyita perhatian, termasuk dari Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Farhan mengaku sangat prihatin dan sedih mendengar kabar tersebut. "Ini jadi perhatian serius buat kita semua," ujarnya di Bandung, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, peristiwa memilukan ini harus jadi bahan evaluasi yang menyeluruh. Terutama soal pengawasan penyakit menular pada hewan-hewan yang dikelola.

Di sisi lain, dari pemerintah ada janji untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang. Mereka, baik dari pusat, provinsi, maupun kota, berkomitmen menjaga kesejahteraan satwa lebih ketat lagi.

Sementara itu, penyebab pasti kematian Hara masih jadi misteri. Eri Mildranaya, Juru Bicara BBKSDA Jawa Barat, mengaku pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lengkap dari dokter hewan.

"Betul (mati), namun hasilnya belum kami dapatkan secara lengkap. Besok setelah hasil periksa oleh dokter hewan," kata Eri.

Pendalaman lebih lanjut akan segera dilakukan. "Lengkapnya nanti ketika hasil sudah kami dapatkan," tambahnya.

Hara sebenarnya adalah harimau yang baru lahir pertengahan tahun lalu, tepatnya 12 Juli 2025. Ia punya saudara bernama Huru, dan merupakan anak dari pasangan induk Sahrulkan dan Jelita. Kematiannya di usia yang masih sangat belia tentu meninggalkan duka, sekaligus tanda tanya besar bagi pengelola dan pencinta satwa.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar