“Api baru selesai dipadamkan sekitar pukul 20.46 WIB,” kata Panyodi menceritakan peristiwa itu.
Lahan yang hangus terbakar itu milik seorang warga bernama Siunuan, yang ternyata berdomisili di Tanjung Uban. Sampai sekarang, apa yang memicu kobaran api di lahan tersebut masih menjadi tanda tanya. Pihak Damkar sendiri belum bisa memastikan penyebab pastinya.
Namun begitu, ada kabar baik dari insiden yang merusak itu. “Tak ada korban jiwa maupun materiil dalam peristiwa ini,” ujar Panyodi melegakan.
Meski begitu, kejadian ini jadi pengingat yang cukup keras bagi semua pihak. Di tengah cuaca ekstrem, satu percikan api kecil saja bisa berakibat fatal. Damkar Tanjung Uban pun siap siaga. Mereka berharap masyarakat tak segan menghubungi jika melihat tanda-tanda kebakaran, sebelum segalanya terlambat.
Artikel Terkait
Bupati Karawang Serahkan Santunan Rp50 Juta per Korban Kecelakaan Maut Majalengka
Macron Desak Iran Hentikan Serangan di Teluk, Garda Revolusi Balas dengan Rudal ke Israel dan Pangkalan AS
Gubernur DKI Perintahkan Tindakan Tegas untuk Parkir Liar dan Jukir di Sekitar Monas
Arus Balik Lebaran di Bakauheni Sepi, Area Pejalan Kaki Masih Ramai