Ledakan mengguncang kawasan selatan Teheran. Menurut pernyataan resmi Iran yang dikutip Kantor Berita Fars, serangan itu menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 28 lainnya. Lokasinya di daerah pemukiman Varamin.
“Sedikitnya 12 orang tewas dan 28 lainnya luka-luka dalam serangan musuh di daerah pemukiman Varamin di selatan Teheran,” begitu bunyi pernyataan itu.
Serangan ini bukan datang tiba-tiba. Ini adalah balasan Israel. Beberapa waktu sebelumnya, Iran diketahui meluncurkan sejumlah rudal ke arah Israel, tepatnya ke sebuah kota dekat Tel Aviv. Akibatnya, dua belas orang dilaporkan mengalami luka-luka.
Tak lama setelah insiden itu, militer Israel langsung bertindak. Melalui saluran Telegram resminya, IDF (Israel Defense Forces) dengan jelas mengonfirmasi serangan balasan mereka.
“Laporan awal, IDF telah memulai gelombang serangan yang menargetkan infrastruktur rezim teror Iran di seluruh Teheran,” tulis pernyataan militer Israel tersebut.
Jadi, dalam hitungan jam, kedua negara saling membalas. Korban jiwa berjatuhan di kedua sisi. Situasinya makin panas, dan dunia kembali menahan napas menyaksikan ketegangan yang kian memuncak antara kedua negara ini.
Artikel Terkait
BRIN Apresiasi UMM sebagai PTS Paling Agresif Bertransformasi Menuju Innovation University
Polisi Bongkar Jaringan Produksi Sabu Hitam Rumahan di Jakarta dan Depok, Amankan 340 Gram Narkotika
Trump Tegaskan Gencatan Senjata dengan Iran Masih Berlaku Meski Terjadi Serangan di Selat Hormuz
Polri Rotasi Sembilan Kapolda, Brigjen Himawan Bayu Aji Jabat Kapolda Sultra