“Kalau ombak tinggi dan tidak memungkinkan, ya harus patuh pada keputusan Syahbandar. Jangan dipaksakan,” tegasnya.
Prapto juga menyelipkan harapan. “Semoga perjalanan mengantarkan penumpang ke Kepulauan Seribu selalu dalam lindungan Allah, selamat sampai tujuan.”
Namun begitu, patroli tak cuma berpusat di dermaga. Jajaran polisi juga menyisir pemukiman warga. Mengingat gelombang mudik sudah mulai terasa, mereka mengingatkan masyarakat yang tinggal di rumah untuk lebih waspada. Terutama menjaga rumah tetangga yang ditinggal pergi.
Langkah ini sifatnya preventif, sekaligus untuk menekan potensi kriminalitas seperti pencurian yang kerap menyasar rumah kosong.
“Kami ajak warga yang tidak mudik untuk saling menjaga,” pungkas Prapto. “Kalau ada hal mencurigakan, segera laporkan ke kami.”
Hingga kegiatan berakhir, situasi tetap kondusif. Para nelayan yang ditemui tampak menerima baik imbauan itu. Bagi mereka, ini bentuk nyata kepedulian polisi terhadap keselamatan warga pesisir.
Artikel Terkait
Menteri dan Sekretaris Kabinet Pantau Arus Balik, Terminal Pulo Gebang Ramai Lancar
Luis Garcia Plaza Resmi Tangani Sevilla dengan Misi Hindari Degradasi
Iran Luncurkan Rudal, 12 Orang Terluka di Israel
Bocah 6 Tahun Tewas Tenggelam di Pantai Gratis Singkawang