Senin sore kemarin, suasana di dermaga Kampung Nelayan Cituis, Tangerang, tak seperti biasa. Lalu-lalang kapal bercampur dengan kehadiran petugas kepolisian yang sedang berkeliling. Rupanya, Polsek Pakuhaji sedang menggelar patroli kewilayahan. Fokus mereka jelas: mengingatkan para nelayan dan anak buah kapal soal aturan keselamatan berlayar.
Dipimpin langsung oleh Kapolsek, AKP Prapto Lasono, patroli itu turut diikuti oleh Kanit Provost dan Bhabinkamtibmas. Menurut Prapto, ada ratusan kapal sekitar 300 unit yang mangkal di sana. Mulai dari kapal ikan sampai kapal wisata. “Makanya, kami harus terus ingatkan, jangan sampai kelebihan muatan atau overload,” ujarnya.
Kekhawatiran itu punya alasan. Momentum pasca-Lebaran biasanya ramai dengan arus penumpang yang hendak menyeberang ke berbagai pulau.
“Setelah Lebaran kan banyak yang mengantarkan penumpang ke Pulau Tidung, Pari, Untung Jawa, atau Pandang,” jelas Prapto kepada awak media, Selasa (24/3).
“Nah, kami imbau para nahkoda untuk menjaga keselamatan. Jangan overload, baik orang maupun barang. Itu prioritas utama.”
Dia menegaskan, keselamatan adalah hal yang non-negosiable. Setiap kapal wajib menyediakan pelampung untuk semua penumpang. Selain itu, jangan memaksakan berlayar kalau cuaca lagi tak bersahabat.
Artikel Terkait
Menteri dan Sekretaris Kabinet Pantau Arus Balik, Terminal Pulo Gebang Ramai Lancar
Luis Garcia Plaza Resmi Tangani Sevilla dengan Misi Hindari Degradasi
Iran Luncurkan Rudal, 12 Orang Terluka di Israel
Bocah 6 Tahun Tewas Tenggelam di Pantai Gratis Singkawang