Waspada Cuaca dan Tarif Khusus
Di sisi lain, ASDP tak hanya mengawasi kepadatan. Mereka juga terus berkoordinasi intens dengan BMKG. Tujuannya jelas: memantau perkembangan cuaca yang bisa berubah-ubah selama periode sibuk ini. Masyarakat pun diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan selama penyeberangan.
Soal kebijakan, Heru Widodo menjelaskan bahwa tarif single atau reguler sudah diberlakukan.
“Single tarif sudah kita berlakukan, tarif eksekutif kita berlakukan jadi reguler. Jadi, tujuh dermaga kita akan menerapkan tarif reguler selama periode arus balik di 23 sampai dengan 29 Maret 2026,” jelasnya.
Kebijakan tarif tunggal ini sendiri sudah mulai efektif sejak 23 Maret lalu, sebagai bagian dari pengaturan layanan selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H.
Artikel Terkait
AS Siap Kerahkan Ribuan Pasukan Elite ke Timur Tengah untuk Operasi Melawan Iran
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 9 Orang, 6 di Antaranya Pengungsi Palestina
Damkar Tanjung Uban Peringatkan Bahaya Karhutla di Musim Angin Kencang
Kemhan dan TNI Siapkan Efisiensi BBM untuk Antisipasi Gejolak Global