Jakarta - Arus balik pasca Lebaran mulai terasa. Menurut laporan terbaru dari Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, sudah lebih dari 1,7 juta kendaraan yang kembali ke wilayah Jabotabek. Angka ini tercatat dalam periode 11 hingga 23 Maret 2026, atau dari H-10 hingga H 2 Idulfitri.
Data itu dihimpun dari empat gerbang tol utama: Cikampek Utama (arah Trans Jawa), Kalihurip Utama (arah Bandung), Cikupa (arah Merak), dan Ciawi (arah Puncak). Kalau dibandingin dengan total proyeksi arus balik hingga akhir Maret nanti, angka ini sudah mencapai lebih dari 50 persen.
Dari mana saja asal kendaraan yang memadati jalan? Ternyata, arus dari timur gabungan Trans Jawa dan Bandung mendominasi dengan 696.748 kendaraan. Posisi kedua dari barat (Merak) sebanyak 568 ribu kendaraan, disusul dari selatan (Puncak) sekitar 437 ribu.
Namun begitu, kalau dilihat dari pergerakan harian, volumenya justru masih di bawah angka normal. Misalnya, di GT Cikampek Utama, lalu lintas turun 15,2 persen. Sementara dari Bandung lewat Kalihurip, penurunannya sekitar 7,1 persen. Secara keseluruhan, arus dari timur ini 10,9 persen lebih rendah dari kondisi biasa.
Hal serupa terlihat di gerbang lainnya. Arus dari barat via GT Cikupa turun 4,9 persen, dan dari selatan lewat GT Ciawi berkurang 5,6 persen.
Tapi jangan salah, trennya sudah berubah. Rivan menyebut peningkatan signifikan mulai terlihat sejak H 2 Lebaran, yaitu Senin, 23 Maret.
Artikel Terkait
Luis Garcia Plaza Resmi Tangani Sevilla dengan Misi Hindari Degradasi
Iran Luncurkan Rudal, 12 Orang Terluka di Israel
Bocah 6 Tahun Tewas Tenggelam di Pantai Gratis Singkawang
Angin Puting Beliung di Sabu Raijua Robohkan Gudang, Kerugian Capai Rp520 Juta