Operasi pun meluas. Bukan cuma tim SAR, tapi juga melibatkan TNI dan Polri, perangkat kecamatan, nagari, serta tentu saja, masyarakat setempat yang sudah sejak sehari sebelumnya ikut mencari. Mereka semua bahu-membahu.
“Tim SAR gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu rafting dengan menyisir sisi kiri dan kanan sungai. Jasad korban akhirnya ditemukan pada koordinat 1°25'10.7"S 101°21'09.1"T,”
Malik memaparkan detail teknis operasi.
Setelah ditemukan, proses evakuasi dilakukan secepat mungkin. Jenazah almarhum kemudian dibawa pulang ke rumah duka di Jorong Sampu. Pukul 17.30 WIB, jenazah diserahkan secara resmi kepada keluarga yang telah menunggu dengan hati cemas.
Dengan temuan ini, operasi SAR secara resmi diusulkan penutupannya. Semua personel yang terlibat, setelah melalui proses debriefing, sudah dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Suasana lelah dan haru masih terasa di lokasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,”
pungkas Abdul Malik, mengakhiri pernyataannya.
Editor: Redaksi TVRINews
Artikel Terkait
Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Anumerta untuk Aiptu Apendra yang Gugur Saat Tugas
Kemnaker Ingatkan Mentor Segera Selesaikan Administrasi untuk Cairkan Uang Saku Magang
Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman Meski Ketegangan Teluk Meningkat
Polres Banjarbaru Buka Layanan SIM, Beri Dispensasi Perpanjangan hingga 31 Maret