Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 62B dan 52B untuk Antisipasi Arus Balik

- Selasa, 24 Maret 2026 | 16:40 WIB
Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 62B dan 52B untuk Antisipasi Arus Balik

Di balik layar, koordinasi dengan Kepolisian terus digencarkan. Pengalihan kendaraan barang, khususnya, diatur ketat sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) di titik-titik rawan seperti GT Palimanan. Rivan menekankan pentingnya kepatuhan pengemudi kendaraan berat.

"Khusus untuk kendaraan sumbu tiga atau lebih, kami minta patuhi ketentuan SKB yang melarang operasional pada periode 13 hingga 29 Maret 2026," tegasnya.

Untuk mengurai puncak arus balik, Jasa Marga punya sejumlah imbauan. Masyarakat diharap bisa menghindari tanggal puncak, yakni 24, 28, dan 29 Maret. Manfaatkan saja kebijakan 'Work From Anywhere' pada 25-27 Maret. Ada juga diskon tarif tol 30% di sembilan ruas strategis pada 26-27 Maret siapa yang tidak mau hemat?

Di sisi lain, pemerintah juga tak tinggal diam. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyoroti pentingnya sinergi semua pihak. Arus balik tahun ini diprediksi datang dalam beberapa gelombang, jadi kewaspadaan harus tetap tinggi.

"Kami apresiasi kepatuhan pelaku usaha logistik dan pengawalan jajaran Kepolisian di lapangan. Sinergi ini krusial untuk keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat," kata Dudy.

Pesan utamanya: rencanakan perjalanan dengan matang. Hindari tanggal-tanggal puncak supaya jalanan tidak terlalu sesak dan perjalanan pun jadi lebih nyaman.

Terakhir, Jasa Marga mengingatkan pentingnya informasi real-time. Situasi di jalan bisa berubah cepat. Masyarakat disarankan rajin mengecek update rekayasa lalu lintas dari Kepolisian melalui berbagai kanal. Bisa lewat Call Center 133, Aplikasi Travoy, akun media sosial @PTJASAMARGA, atau mendengarkan Radio Travoy FM. Dengan persiapan yang baik, perjalanan mudik balik pun diharapkan bisa berlangsung lebih lancar dan aman.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar