"Ada fasilitas WFA dari pemerintah. Masyarakat bisa memanfaatkannya. Kalau mau balik, bisa pilih tanggal 25, 26, atau 27 Maret. Dengan begitu, puncak arus bisa lebih terkurai," jelasnya.
Transportasi lain seperti kereta api juga disebutnya tetap jadi pilihan yang nyaman untuk perjalanan pulang.
Di akhir pernyataannya, pesannya klasik tapi penting: utamakan keselamatan. Sigit meminta pemudik tidak sungkan untuk beristirahat di pos-pos yang sudah disiapkan.
"Manfaatkan semua fasilitas yang ada, entah itu di "rest area", pos pelayanan, atau pos terpadu. Kalau sudah capek, berhentilah. Jangan dipaksakan," pungkasnya.
Seluruh personel Polri di lapangan akan tetap siaga untuk memastikan perjalanan berjalan aman. Tagline 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia' jadi tujuan akhir mereka.
Acara pembukaan ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Tampak hadir Menko PMK Pratikno, Menhub Dudy Purwagandhi, hingga Menkes Budi Gunadi Sadikin. Dari pihak kepolisian, hadir juga Kadiv Humas Irjen Johnny Eddizon Isir dan Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho.
Artikel Terkait
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Capai Puncak di Bakauheni
Lebih dari 1,7 Juta Kendaraan Sudah Kembali ke Jabotabek, Puncak Arus Balik Diprediksi Pekan Ini
Rekayasa Lalu Lintas One Way Nasional Dimulai di Tol Kalikangkung untuk Arus Balik Lebaran
Arus Balik Lebaran Padatkan Sejumlah Ruas Tol Menuju Jakarta