Di bawah terik matahari Selasa siang, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberi tanda dimulainya rekayasa lalu lintas "one way" nasional. Ini untuk arus balik Lebaran 2026. Acara "flag off"-nya sendiri digelar di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, persis pukul 14.25 WIB.
Skema satu arah ini akan membentang cukup jauh, mulai dari KM 414 di Kalikangkung hingga KM 70 di GT Cikampek Utama. Tujuannya jelas: mengurai kemacetan yang diprediksi memuncak hari ini.
"Sampai tanggal 24 Maret ini, catatan kendaraan yang keluar Jakarta lewat tol sudah nyaris 2,4 juta," ujar Sigit di lokasi.
"Makanya, sore ini kita jalankan "one way" nasional. Puncak arus balik diperkirakan terjadi sekarang."
Menurutnya, persiapan sudah dilakukan untuk menghindari "bottleneck" atau penumpukan kendaraan. Korlantas Polri disebut telah berkoordinasi matang dengan semua pihak terkait, menyiapkan jalur cadangan dan memaksimalkan tol fungsional.
"Kita atur sedemikian rupa supaya nggak macet total begitu mendekati Jakarta. Caranya ya dengan pakai tol fungsional dan rekayasa lalu lintas lain," imbuh Kapolri.
Selain mengandalkan rekayasa di jalan, Sigit kembali mengingatkan soal kebijakan "work from anywhere" atau WFA. Ia berharap fasilitas ini bisa dipakai untuk meratakan gelombang pemudik, agar tidak semua berdesakan di hari yang sama.
Artikel Terkait
Matthias Sammer Sarankan Nico Schlotterbeck Bertahan dan Jadi Pemimpin Era Baru Dortmund
Iran Klaim 12 Tewas dalam Serangan Balasan Israel di Selatan Teheran
AS Pertimbangkan Ketua Parlemen Iran Ghalibaf Sebagai Mitra Potensial
Menteri dan Seskab Pantau Arus Balik Lebaran, Puncak Kedua Diprediksi Akhir Maret