Ribuan orang masih terus memadati Ibu Kota Nusantara (IKN) pasca Lebaran. Pada H 2 Idulfitri, tepatnya Minggu (23/3/2026), tercatat ada sekitar 62.500 pengunjung yang datang. Mereka memanfaatkan liburan panjang untuk melihat langsung wajah baru pusat pemerintahan itu, menikmati ruang-ruang publik yang sudah dibuka.
Gelombang pengunjung tampaknya belum akan reda dalam waktu dekat. Dari Selasa (24/3) hingga Minggu (29/3) mendatang masih dalam periode libur diperkirakan arus kunjungan tetap akan mencapai ribuan orang per harinya. Banyak yang penasaran, ingin menyaksikan Istana Negara, kompleks perkantoran, dan berbagai landmark lainnya.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara, Troy Pantouw, membeberkan sejumlah spot yang bisa dieksplorasi.
"Pengunjung juga bisa menikmati beberapa lokasi seperti kawasan Plaza Seremoni, PSSI, Embung MBH, Glamping IKN, Bendungan Sepaku Semoi, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, dan Taman Kusuma Bangsa," ujarnya, Selasa (24/3), seperti dilansir Antara.
Tak cuma itu, Masjid Negara serta destinasi wisata di sekitar IKN juga jadi alternatif pilihan. Tentu saja dengan pengaturan kapasitas tertentu. Nah, buat yang mau masuk ke kawasan Istana Negara, ada aturan berpakaian yang harus dipatuhi. Pengunjung dilarang pakai sandal; harus bersepatu. Celana pendek, kaos oblong, atau baju tanpa lengan juga tidak diperkenankan.
Di sisi lain, Otorita IKN juga mengeluarkan sejumlah imbauan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama, terutama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan Masjid Negara. Mereka mendorong pengunjung membawa tas pakai ulang atau reusable bag.
Fungsinya sederhana: untuk menyimpan sepatu atau sandal sebelum masuk ke ruang utama masjid. Langkah kecil ini punya dua tujuan sekaligus: menjaga kebersihan area ibadah dan mengurangi sampah plastik sekali pakai di kawasan Nusantara.
Imbauan ini bukan tanpa alasan. Jumlah pengunjung yang membludak selama libur panjang ini perlu diantisipasi, baik mereka yang datang untuk beribadah maupun sekadar menikmati arsitektur megah Masjid Negara IKN.
Troy menekankan, kebiasaan sederhana itu bisa berdampak besar.
"Penggunaan tas pakai ulang untuk menyimpan alas kaki adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar. Kami mengajak seluruh pengunjung untuk ikut menjaga kebersihan dan mendukung prinsip keberlanjutan yang diterapkan di IKN," tegas Troy.
Prinsipnya, semua demi kenyamanan bersama dan keberlanjutan IKN ke depannya. Gelombang kunjungan ini sekaligus menjadi ujian nyata bagi kesiapan infrastruktur dan tata kelola ruang publik di ibu kota baru tersebut.
Artikel Terkait
Mensos Gus Ipul Konsultasi ke KPK soal Pengadaan Barang Sekolah Rakyat, Cegah Korupsi Sejak Dini
PDIP Tolak Keras Usul RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah
Trump Tolak Bayar Tiket Piala Dunia 2026 jika Harga Tembus Rp17,3 Juta
AS Serang Pelabuhan Strategis Iran, Gencatan Senjata di Ambang Keruntuhan