Sementara itu, kondisi di dalam ternyata tak kalah padat. Area parkir, baik untuk motor maupun mobil, sudah tak menyisakan ruang kosong. Pengunjung yang datang jelas didominasi keluarga. Mereka terlihat membawa bekal lengkap: tas besar, termos, dan tentu saja tikar untuk bersantai di bawah pepohonan.
Menanggapi antusiasme ini, pihak pengelola sebenarnya sudah memprediksi lonjakan pengunjung. Taman Margasatwa Ragunan menargetkan angka 400 ribu kunjungan selama periode libur Lebaran tahun 2026 ini.
Wahyudi Bambang, Kepala Humas Ragunan, menjelaskan logistik di balik angka itu. Meski periode libur tahun ini lebih singkat, gelombang pengunjung diperkirakan tetap besar.
Ucap Wahyudi di lokasi, sehari sebelum kemacetan parah ini terjadi. Prediksinya ternyata akurat. Ragunan sekali lagi menjadi magnet wisata yang tak terbendung, meski konsekuensinya adalah kemacetan panjang di sekelilingnya.
Artikel Terkait
Menkes Imbau Pemudik Istirahat Tiap 3 Jam untuk Antisipasi Kecelakaan
SBY Gelar Halalbihalal di Cikeas, Dihadiri Anies Baswedan dan Yenny Wahid
PMI Buka Lowongan Staf Manajemen Risiko, Pendaftaran hingga 31 Maret 2026
Mantan Penyidik KPK Kritik Pengalihan Tahanan Yaqut: Nasi Sudah Jadi Bubur