Iran dengan tegas menyatakan tidak sedang bernegosiasi dengan Amerika Serikat. Pernyataan ini sekaligus membantah berbagai laporan yang beredar soal adanya pembicaraan diam-diam di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah.
Menurut kantor berita resmi IRNA, juru bicara Kementerian Luar Negeri, Esmaeil Baghaei, mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, sejumlah pesan dari AS memang telah disampaikan. Pesan itu datang melalui perantara negara-negara yang disebutnya sebagai "sahabat". Intinya, Washington rupanya meminta dialog untuk menghentikan perang.
Namun begitu, Iran sudah memberikan jawaban. "Kami menanggapi sesuai dengan posisi prinsip kami," kata Baghaei, tanpa mau bertele-tele.
Tanggapan itu bukan sekadar penolakan biasa. Iran juga menyelipkan peringatan keras. Mereka mengingatkan akan ada "konsekuensi serius" jika infrastruktur vital negara mereka diserang. Terutama fasilitas energi.
Artikel Terkait
H+3 Lebaran, Jalan Menuju Ragunan Macet Parah Akibat Lonjakan Pengunjung
H+3 Lebaran, Ragunan Macet Total Dipadati Ratusan Ribu Pengunjung
Pemerhati Polri Soroti 600 Pengaduan dan Desak Pengawasan Modern
KPK Kembali Tahan Yaqut Cholil Qoumas di Rutan Usai Status Berubah