Responsnya cepat. Syaiful mengerahkan delapan unit kendaraan pemadam dengan total 40 personel. Mereka bergerak dan mulai memadamkan api sekitar pukul 21.46 WIB. Butuh waktu kurang lebih setengah jam lebih untuk benar-benar menguasai situasi. Api padam total sekitar pukul 22.23 malam.
Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini. Rumah memang rusak, tapi nyawa selamat. Namun begitu, pertanyaan besar masih menggantung: apa pemicu awalnya?
Syaiful mengaku penyebab pastinya masih diselidiki. "Untuk sementara, masih dugaan. Tim masih melakukan pemeriksaan di lokasi," katanya.
Kejadian ini mengingatkan kita betapa cepatnya api bisa meluas, terutama saat rumah sedang tak berpenghuni. Syukurlah, semua penghuni selamat. Meski begitu, kerugian materi dan trauma pastilah meninggalkan bekas yang dalam bagi keluarga yang mengalaminya.
Artikel Terkait
Presiden Iran Tegaskan Jamin Keamanan Kapal di Selat Hormuz, Kecuali Milik AS dan Israel
Jenazah Pemilik Warung Remang-remang Ditemukan Membusuk di Subang
Gus Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK Usai Status Tahanan Rumah Dicabut
MRT Jakarta Tawarkan Tarif Spesial Rp243 di Hari Ulang Tahun ke-7