Tak hanya mereka, Eberechi Eze terpaksa dicoret dari skuad Inggris karena cedera betis. Sementara dua pemain lainnya, Leandro Trossard (Belgia) dan Jurrien Timber (Belanda), juga mengalami nasib serupa dan tak bisa berangkat.
Di balik semua ini, muncul spekulasi yang cukup kuat. Banyak yang menduga pelatih Mikel Arteta punya andil dalam keputusan ini. Bisa jadi ini langkah pencegahan yang disengaja. Tujuannya jelas: melindungi aset-aset terbaiknya di tengah musim yang sangat padat dan menentukan.
Arsenal memang masih punya segalanya untuk diperjuangkan. Meski gagal di Carabao Cup, gelar Liga Premier, Piala FA, dan bahkan Liga Champions masih terbuka lebar. Mereka masih memimpin klasemen dengan jarak yang nyaman. Dalam situasi seperti ini, kehilangan pemain kunci karena cedera di laga internasional tentu mimpi buruk. Jadi, wajar jika ada langkah ekstra hati-hati. Musim yang panjang masih menuntut tenaga besar.
Artikel Terkait
Arus Mudik H+2: 89 Ribu Mobil Masuk dan Keluar Puncak Bogor dalam 22 Jam
Program Poelang Kampoeng Pacu Kunjungan Kebun Raya Bogor Naik 40 Persen
Lalu Lintas Puncak Tembus 89 Ribu Kendaraan di Puncak Arus Mudik Balik
Rekor 89 Ribu Kendaraan Padati Puncak Pasca-Lebaran