Ketua Parlemen Iran Peringatkan Serangan AS Bisa Hancurkan Infrastruktur Energi Timur Tengah

- Senin, 23 Maret 2026 | 20:30 WIB
Ketua Parlemen Iran Peringatkan Serangan AS Bisa Hancurkan Infrastruktur Energi Timur Tengah

Narasi mengerikan juga pernah diungkap Ali Larijani, mantan pejabat tinggi Iran. Dalam unggahan 12 Maret sebelum ia dilaporkan tewas dalam serangan gabungan ia menggambarkan skenario suram: penghancuran kapasitas listrik Iran bisa melemparkan kawasan ke dalam kegelapan hanya dalam waktu setengah jam.

Semua ini berawal dari serangan AS-Israel yang dimulai pada 28 Februari. Serangan itu dikabarkan menewaskan sejumlah nama besar, termasuk pemimpin tertinggi Ali Khamenei, plus beberapa komandan militer dan warga sipil. Iran pun tak mau dipukul tanpa jawaban.

Mereka melancarkan serangan balasan besar-besaran. Islamic Revolutionary Guard Corps mengklaim, gelombang serangan ke-73 mereka telah menyebabkan lebih dari 200 orang tewas dan terluka di Israel. Sasaran mereka beragam, mulai dari fasilitas militer, pusat keamanan di kota-kota seperti Arad, Dimona, hingga Eilat.

Bahkan pangkalan militer AS di Kuwait dan Uni Emirat Arab juga kena. Tak cuma itu, militer Iran juga disebut menyerang Bandar Udara Ben Gurion menggunakan drone Arash-2 buatan lokal, seperti dilaporkan kantor berita resmi IRNA.

Dengan situasi seperti ini, kekhawatiran global pun meluas. Fokusnya bukan cuma pada konflik itu sendiri, tapi pada stabilitas pasokan energi dunia. Jika minyak terganggu, gejolak harga di pasar internasional bisa jadi konsekuensi berikutnya yang harus ditanggung semua orang.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar