Ia mengakui timnya kehilangan kendali di babak kedua. "Kami kesulitan. Susah sekali melewati tekanan mereka, dan yang paling mengganggu, kami tak bisa menjaga bola saat berhasil merebutnya. Lalu kami kebobolan. Bahkan, gol kedua mereka datang dengan pola yang mirip," paparnya lebih lanjut.
Di sisi lain, Arteta juga memberi penghargaan untuk lawan. Menurutnya, City memang lebih cerdas memanfaatkan momen. "Mereka sangat bagus pada periode krusial itu. Mereka memaksimalkan momentum, sementara kami menyia-nyiakannya. Ya, kami harus menerima kenyataan ini," pungkasnya.
Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Arsenal yang sangat ingin mengakhiri puasa gelar. Sekarang, perhatian harus segera dialihkan ke persaingan di liga. Tantangan berikutnya sudah menunggu.
(ASM)
Artikel Terkait
Mendagri Tito Kritik Kelambanan Data Pemda Hambat Pembangunan Huntap Pascabencana
Pemain Inti Timnas Indonesia Mulai Berdatangan Jelang FIFA Series 2026
ASDP Ambon Perpanjang Jam Layanan Kapal Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran
Juara Dunia MotoGP Joan Mir Prediksi Veda Ega Pratama Bisa Kompetitif di Moto3 2026