Respons mulai bermunculan dari kalangan karyawan menyusul wacana pemerintah soal work from home atau WFH. Tujuannya, untuk menekan pemakaian BBM. Tapi, banyak yang bilang, penerapannya harus diatur dengan tepat. Termasuk soal hari-hari pelaksanaannya.
Angel, karyawan swasta berusia 27 tahun, termasuk yang setuju. Baginya, kebijakan ini bisa jadi langkah konkret untuk menghemat bahan bakar. "Kalau dari saya pribadi, cukup setuju ya," ujarnya.
Ia ditemui di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, awal pekan ini.
"Soalnya dengan WFH, kita bisa mengurangi perjalanan ke kantor yang biasanya pakai kendaraan pribadi. Itu pasti berdampak ke penghematan BBM juga kan," jelas Angel.
Namun begitu, ia punya catatan. Efektivitas aturan ini, menurutnya, sangat bergantung pada kesiapan perusahaan masing-masing. Sistem kerja jarak jauh tak bisa diterapkan begitu saja.
Artikel Terkait
Libur Panjang Awal April 2026: Jumat Agung hingga Paskah Bentuk Long Weekend Tiga Hari
Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun, Korban Jiwa Anjlom 28%
Air Terjun Batu Ampar di Lingga Ramai Dikunjungi Saat Libur Lebaran
Timberwolves Tanpa Edwards Kalahkan Celtics, Nuggets Komplit Kembali