Empat Pelajar Nyaris Tewas Terseret Arus di Pantai Parangtritis, Polres Bantul Beri Imbauan Keras

- Senin, 23 Maret 2026 | 10:45 WIB
Empat Pelajar Nyaris Tewas Terseret Arus di Pantai Parangtritis, Polres Bantul Beri Imbauan Keras

Liburan Lebaran 2026 di Pantai Parangtritis, Bantul, seharusnya diisi dengan tawa dan kesenangan. Namun, dua insiden yang terjadi pada Minggu (22/3) sore kemarin mengingatkan kita bahwa laut selatan tak pernah main-main. Empat pelajar nyaris menjadi korban, terseret arus berbahaya sebelum akhirnya diselamatkan oleh tim SAR.

Merespon kejadian itu, Polres Bantul pun angkat bicara. Melalui Kasi Humas Iptu Rita Hidayanto, mereka mengimbau keras para wisatawan.

"Polres Bantul mengimbau kepada wisatawan agar mengutamakan keselamatan saat beraktivitas wisata di Pantai Parangtritis,"

tegasnya, Senin ini.

Imbauannya jelas: patuhi arahan petugas atau personel SAR pantai. Perhatikan rambu-rambu keselamatan dan tanda larangan berenang yang terpampang di titik-titik rawan. Yang tak kalah penting, awasi anak-anak dengan ketat. "Pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan orang dewasa dan segera laporkan jika terjadi keadaan darurat," tambah Rita.

Menurut keterangan yang dirilis, kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. Dua pelajar berusia 12 tahun, H dari Tamanan dan F dari Mancingan Kretek, terseret arus saat asyik bermain air di area rip current. Mereka langsung ditarik ke tengah dan tenggelam.

"Dengan kejadian tersebut petugas SAR Parangtritis langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke posko,"

jelasnya. Syukurlah, keduanya selamat dan segera mendapat penanganan medis lebih lanjut.

Belum reda kehebohan itu, sekitar dua jam kemudian, tepatnya pukul 16.55 WIB, insiden serupa terulang. Kali ini menimpa dua remaja berusia 15 tahun asal Padalarang, Jawa Barat. RA dan MSP mengalami nasib sama: terseret arus saat bermain di zona berbahaya itu.

Untungnya, ada petugas jaga yang sigap menyaksikan kejadian tersebut.

"Petugas jaga atau saksi yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dan selanjutnya korban dibawa ke posko SAR,"

tutur Rita.

Dua insiden beruntun dalam sehari ini jelas jadi alarm. Parangtritis memang memesona, tapi ombak dan arus bawahnya bisa berubah jadi jebakan mematikan dalam sekejap. Di sisi lain, kesigapan tim SAR patut diacungi jempol. Tanpa respons cepat mereka, ceritanya mungkin akan berbeda.

Jadi, saat merencanakan liburan ke sana, ingatlah pesan ini. Keselamatan harus jadi prioritas utama, jauh di atas keinginan untuk bersenang-senang. Laut selatan tak pernah memberi kompromi.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar