Memang, ketegangan ini punya akar yang jelas. Awalnya, pada akhir Februari lalu, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan. Sasaran mereka adalah Iran, termasuk ibukota Teheran. Serangan itu tak tanggung-tanggung, menyebabkan kerusakan infrastruktur yang parah dan memakan korban jiwa.
Iran pun tak tinggal diam. Mereka membalas dengan menyerang wilayah Israel dan beberapa pangkalan militer AS yang tersebar di seluruh Timur Tengah. Situasi ini yang kemudian memicu kekhawatiran akan perang yang lebih luas.
Kini, dengan pembicaraan yang dilakukan Fidan, ada secercah harapan meski kecil bahwa jalan diplomatik masih terbuka. Pertanyaannya, apakah upaya dari Istanbul ini bisa menghentikan laju eskalasi yang sudah terlanjur deras?
Artikel Terkait
Mobil Travel Muat 13 Penumpang Plus Motor di Atap, Dicegat Polisi di Luwu
Warga Gayo Lues Berziarah di Makam Massal, Kehilangan Jejak Kubur Keluarga Akibat Banjir Bandang
Pemerintah Tetapkan Libur Jumat Agung dan Paskah 2026, Berpotensi Long Weekend
Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Anumerta untuk Brigadir Gugur Saat Pengamanan Mudik