Turki Gelar Diplomasi Intensif untuk Redakan Ketegangan di Teluk Persia

- Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB
Turki Gelar Diplomasi Intensif untuk Redakan Ketegangan di Teluk Persia

Memang, ketegangan ini punya akar yang jelas. Awalnya, pada akhir Februari lalu, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan. Sasaran mereka adalah Iran, termasuk ibukota Teheran. Serangan itu tak tanggung-tanggung, menyebabkan kerusakan infrastruktur yang parah dan memakan korban jiwa.

Iran pun tak tinggal diam. Mereka membalas dengan menyerang wilayah Israel dan beberapa pangkalan militer AS yang tersebar di seluruh Timur Tengah. Situasi ini yang kemudian memicu kekhawatiran akan perang yang lebih luas.

Kini, dengan pembicaraan yang dilakukan Fidan, ada secercah harapan meski kecil bahwa jalan diplomatik masih terbuka. Pertanyaannya, apakah upaya dari Istanbul ini bisa menghentikan laju eskalasi yang sudah terlanjur deras?

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar