Arus mudik lebaran ternyata belum juga reda. Padahal, hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah sendiri sudah berlalu, tepatnya Sabtu (21/3) lalu. Namun begitu, pantauan di jalan tol justru menunjukkan hal sebaliknya.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, mengungkapkan fakta yang cukup mengejutkan. Tercatat, masih ada 197.119 kendaraan yang meninggalkan Jabotabek lewat empat gerbang tol utama di hari H Lebaran. Angka itu jelas sangat tinggi.
"Kami mencatat kendaraan yang melalui GT Cikampek Utama mencapai 68.374 kendaraan, meningkat hingga 113,2 persen terhadap lalu lintas normal," jelas Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Tak cuma itu. Dia menambahkan, kenaikan signifikan juga terjadi di gerbang menuju Bandung. "Selain itu, kenaikan lalu lintas signifikan juga terlihat untuk yang mengarah ke Bandung melalui GT Kalihurip Utama yaitu sebanyak 45.086 kendaraan, meningkat 13,9 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal," ujarnya.
Kalau dirata-ratakan, lalu lintas yang masih membanjir itu didominasi oleh kendaraan menuju arah timur baik lewat Cikampek maupun Bandung dengan porsi mencapai 57,5 persen. Situasinya masih ramai sekali.
Melihat kondisi ini, Rivan punya imbauan khusus buat para pemudik yang masih betah di kampung halaman. Dia meminta masyarakat mengatur waktu perjalanan pulang dengan lebih cermat. Periode arus balik, kata dia, waktunya lebih singkat ketimbang arus berangkat mudik. Makanya perlu strategi.
Nah, buat yang masih punya kelonggaran waktu, ada saran menarik. Coba geser perjalanan balik ke masa Work From Anywhere (WFA), yaitu tanggal 25 sampai 27 Maret 2026. Selain jalannya mungkin lebih lengang, ada insentif menarik: diskon tarif tol sebesar 30 persen di ruas Jasa Marga yang akan kembali berlaku pada 26-27 Maret.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Ekspor Mineral Kritis ke AS Wajib Olah Dalam Negeri
Pemkab Sukoharjo Beri Pembinaan ke Kades yang Tak Izinkan Salat Id Lebih Dulu
Korlantas Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret 2026
Lille Kalahkan Marseille 2-1 di Velodrome, Persaingan Papan Atas Ligue 1 Makin Ketat