Kalau sampai hujan abu terjadi, warga diimbau buru-buru melindungi diri. Pakai masker dan kacamata jika harus beraktivitas di luar. Pemerintah juga menegaskan agar situasi tetap kondusif. Jangan sampai beredar hoaks atau isu yang sumbernya tidak jelas, yang justru bisa memicu kepanikan.
Koordinasi yang ketat antara Pemkab Halmahera Barat, PVMBG di Bandung, dan Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici juga terus ditingkatkan. Tujuannya satu: memastikan informasi terkini soal aktivitas vulkanik ini sampai ke semua pihak.
Letusan Gunung Ibu ini mengingatkan kita lagi pada posisi geografis Indonesia. Negeri kita ini memang duduk di atas "Cincin Api Pasifik", sabuk tektonik paling aktif di dunia. Pertemuan tiga lempeng besar Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik menciptakan bentangan gunung berapi. Gesekan lempeng-lempeng itu, di satu sisi membawa ancaman, tapi di sisi lain juga menyuburkan tanah dengan abu vulkaniknya. Sebuah paradigma klasik di negeri seribu gunung api.
Artikel Terkait
Bupati Jember Siapkan Skema WFH ASN untuk Efisiensi Energi dan Anggaran
Anggota Baleg Usulkan Dana Pensiun Pejabat Dialihkan untuk Guru Honorer dan Nakes
Pemerintah Imbau Pemudik Hindari Tiga Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Inter Milan Tahan Imbang Fiorentina 1-1, Keunggulan di Puncak Klasemen Menyusut