“Untuk tanggal 22 dan 23, kami sudah menyiapkan langkah strategis. Kemungkinan besar, di tanggal 23 nanti akan kita coba one-way sepenggal sebagai tahap awal. Detailnya masih kami rumuskan,” tuturnya.
Gelombang arus balik sendiri diprediksi terjadi dalam dua puncak. Yang pertama berlangsung pada 23-24 Maret, lalu disusul gelombang kedua sekitar tanggal 28-29 Maret.
Di sisi lain, Operasi Ketupat 2026 masih terus berjalan. Anggota Polri tetap bertugas di lapangan untuk mengawal keamanan perjalanan usai Lebaran. Agus berharap semangat mereka tetap terjaga.
“Kalau sebelum mudik kan situasinya masih puasa, sekarang sudah tidak. Semoga anggota kami tetap bersemangat di lapangan. Kolaborasi dengan semua stakeholder kunci agar perjalanan pulang dan balik ini berakhir selamat,” sebutnya.
Artikel Terkait
Luis Garcia Plaza Resmi Tangani Sevilla dengan Misi Hindari Degradasi
Iran Luncurkan Rudal, 12 Orang Terluka di Israel
Bocah 6 Tahun Tewas Tenggelam di Pantai Gratis Singkawang
Angin Puting Beliung di Sabu Raijua Robohkan Gudang, Kerugian Capai Rp520 Juta