Abdul Muhari punya sejumlah pesan khusus bagi para pemudik. Menurutnya, kunci utamanya adalah persiapan dan kewaspadaan selama di perjalanan.
"Untuk kenyamanan dan keamanan saat mudik lebaran, selalu pantau kondisi cuaca dan jalur rawan longsor, apabila menggunakan kendaraan pribadi, pastikan kendaraan dalam kondisi prima, jika menggunakan transportasi umum, agar selalu menjaga keamanan diri dan barang bawaan," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan mandiri. Ini bukan sekadar imbauan biasa. Setiap pemudik disarankan menyiapkan tas siaga bencana lengkap dengan obat-obatan pribadi. Dan yang tak kalah penting: hindari tempat-tempat berisiko saat cuaca sedang tidak bersahabat.
"Sediakan tas siaga bencana termasuk obat-obatan pribadi. Hindari parkir atau berteduh di bawah pohon atau baliho jika kondisi angin kencang atau hujan, hindari parkir di bawah objek yang berisiko tumbang. Simpan kontak darurat penanganan bencana dan keadaan darurat lainnya," pesan Abdul.
Jadi, buat yang hendak mudik, bersiap-siaplah. Perjalanan mungkin akan lebih berat dari tahun-tahun sebelumnya. Tapi dengan persiapan matang dan informasi yang terus dipantau, mudik tetap bisa dilakukan dengan lebih aman.
Artikel Terkait
Genangan 30 Cm di Tol Jagorawi Picu Macet, TIP KM 10 Ditutup
Kabulkan Permohonan Keluarga, KPK Alihkan Yaqut Cholil Qoumas ke Tahanan Rumah
Muse Umumkan Album Baru The Wow! Signal dengan Peluncuran Tablet ke Angkasa
Tony Popovic Umumkan Skuad Australia untuk FIFA Series, Siapkan Langkah Menuju Piala Dunia 2026