Namun begitu, kesederhanaan menjadi semangat utamanya. Prasetyo mengaku pemerintah secara khusus mengedarkan surat himbauan agar para pejabat mengurangi gelaran open house dan halal bihalal. Pertimbangannya jelas: banyak saudara di daerah yang masih kesulitan. Maka, prioritas diberikan pada silaturahmi langsung dengan rakyat.
Di sisi lain, tradisi menyapa tetap berjalan. Presiden Prabowo rencananya akan berkeliling, menjabat tangan, dan menyapa langsung setiap tamu yang datang persis seperti tahun-tahun sebelumnya. Itu janji yang diucapkan Prasetyo dengan keyakinan.
“Insyaallah, sebagaimana tahun lalu, beliau nanti akan berkeliling menyapa masyarakat yang berkenan hadir,” ungkapnya.
Meski fokus pada publik, bukan berarti tamu-tamu khusus tak dijadwalkan. Rencananya, Prabowo juga akan menerima kunjungan dari para mantan presiden, termasuk Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo. Pertemuan itu diagendakan berlangsung di sore hari yang sama.
Jadi, open house kali ini lebih dari sekadar seremonial. Ia adalah pilihan untuk hadir secara lebih manusiawi di tengah masyarakat, di hari yang fitri.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Suami Istri Pengedar Tramadol Ilegal di Cileungsi
Korlantas: Arus Mudik Lebaran 2026 Terkendali, Fokus Beralih ke Antisipasi Balik
SBY dan Jokowi Sambangi Istana untuk Halalbihalal dengan Prabowo
Hujan Deras dan Banjir Rendam Permukiman di Setu Pedongkelan, Depok