SBY dan Jokowi Sambangi Istana untuk Halalbihalal dengan Prabowo

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:15 WIB
SBY dan Jokowi Sambangi Istana untuk Halalbihalal dengan Prabowo

Sabtu sore di Istana Merdeka terasa berbeda. Suasana halalbihalal ternyata tak hanya diramaikan oleh masyarakat biasa, tapi juga oleh kedatangan tamu istimewa: Presiden keenam RI, Bambang Yudhoyono atau yang akrab disapa SBY. Ia tiba untuk bersilaturahmi dengan Presiden Prabowo Subianto, menyambung tali silaturahmi di hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

SBY tidak datang sendirian. Di sampingnya, ada putra sulungnya yang juga menjabat Menko Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Juga hadir putra bungsunya, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang merupakan Wakil Ketua MPR, beserta sejumlah anggota keluarga lainnya. Rombongan ini langsung disambut oleh Presiden Prabowo di halaman istana.

Prabowo pun menyambut mereka satu per satu. Jabat tangan hangat pertama tentu saja untuk SBY. Lalu, giliran AHY dan istrinya serta anak-anaknya. Tak lupa, Ibas beserta keluarga juga mendapat sambutan yang sama. Suasana terlihat cair dan penang keakraban.

“Momennya terasa sangat personal,” kata seorang pengamat yang memantau acara dari kejauhan.

Usai bersalaman, Prabowo dan SBY berjalan beriringan menuju pintu masuk sambil berbincang singkat. Di sana, sudah menunggu Didit Hediprasetyo, putra semata wayang Prabowo. Didit pun dengan sigap menyalami SBY dan seluruh keluarga yang datang.

Begitu masuk ke dalam, suasana pertemuan makin lengkap. Rombongan SBY bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang datang bersama istrinya, Selvi Ananda. Mereka pun saling bersalaman, mengobrol sebentar, sebelum akhirnya masuk ke sebuah ruangan bersama Presiden Prabowo. Pertemuan halalbihalal antara Prabowo dan SBY ini berlangsung tertutup dari publik.

Menariknya, SBY bukan satu-satunya mantan presiden yang datang hari itu. Dalam rangkaian yang sama, Prabowo juga sebelumnya telah menerima kunjungan silaturahmi dari Presiden ketujuh RI, Joko Widodo (Jokowi) beserta keluarganya. Pertemuan itu juga bersifat privat, tanpa kehadiran media.

Sebenarnya, sepanjang Sabtu itu, Istana Merdeka memang sengaja dibuka lebar untuk acara gelar griya atau open house. Sejak siang hingga petang, istana ramai dikunjungi masyarakat. Prabowo sendiri, sebelum menerima tamu-tamu VIP, lebih dulu menyempatkan diri berbaur dengan ribuan warga biasa yang memadati halaman istana sejak pagi. Perkiraan jumlahnya mencapai 4.000 hingga 5.000 orang. Mereka datang dari berbagai kalangan, hanya untuk sekadar bersalaman dan merasakan atmosfer Lebaran di istana.

Agenda buka pintu istana saat Lebaran ini memang sudah jadi tradisi tahunan. Warga yang datang diarahkan masuk dari pintu belakang Istana Negara, lalu bisa menikmati suasana di halaman tengah. Tak cuma silaturahmi, mereka juga disuguhi aneka hidangan khas Lebaran. Ketupat dengan opor ayam tentu tak boleh absen. Tapi ada juga empal gentong dan bakso yang menggugah selera, disajikan untuk menjamu tamu-tamu istana dari kalangan rakyat biasa.

Semua kemeriahan itu akhirnya berakhir sekitar pukul enam sore. Gelar griya dan serangkaian acara halalbihalal resmi ditutup, meninggalkan kesan hangat di akhir pekan pertama Syawal.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar