Setelah sebulan penuh menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu, tibalah momen yang dinanti: Idul Fitri. Tanggal 1 Syawal ini ditandai dengan ibadah salat Id yang dilaksanakan serentak oleh umat Islam di seluruh penjuru negeri. Suasana paginya selalu berbeda, penuh semangat dan kebahagiaan.
Salat Idul Fitri sendiri terdiri dari dua rakaat. Di Indonesia, waktu pelaksanaannya umumnya dimulai sekitar pukul setengah tujuh pagi, meski bisa saja sedikit berbeda tergantung keputusan setempat.
Nah, sebelum melangkah ke lapangan atau masjid, penting untuk menyiapkan niat. Seperti dijelaskan dalam berbagai sumber, termasuk rujukan dari Majelis Ulama Indonesia, niat ini dibedakan antara yang menjadi imam dan makmum.
Untuk imam, bacaannya adalah:
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallī sunnatan li'idil fiṭri rak'ataini imāman lillāhi ta'ālā.
Artinya kurang lebih: "Aku berniat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah."
Sementara untuk makmum, lafaznya sedikit berbeda:
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallī sunnatan li'idil fiṭri rak'ataini ma'mūman lillāhi ta'ālā.
Di sini, kata kuncinya adalah "ma'mūman" yang berarti sebagai makmum.
Artikel Terkait
Wapres Gibran Hadiri Salat Id di Istiqlal, Ditemani Putra dan Sejumlah Pejabat
Gubernur DKI Pramono Anung dan Wapres Maruf Amin Pimpin Salat Id di Balai Kota
Kapolri Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran Dimulai 24 Maret
Jokowi Salat Idulfitri di Masjid Agung Al-Bina GBK, Lanjutkan Lebaran di Jakarta