ujarnya.
Ia mengingatkan, urusan bersih-bersih ini tanggung jawab bersama. Bukan cuma pemerintah, tapi juga swasta dan masyarakat sekitar. Semua mesti aktif jika ingin lingkungan yang sehat. Ia pun mengapresiasi langkah cepat jajaran RSUD Yowari yang langsung menggelar kerja bakti usai kunjungannya. Langkah seperti ini, kata dia, harus dipertahankan.
Lebih jauh, Ribka menegaskan komitmen Kemendagri untuk mendukung peningkatan kualitas RSUD Yowari sebagai rumah sakit rujukan. Rapat bersama seluruh pemangku kepentingan akan segera digelar untuk membedah masalah dan mencari solusi. Ia sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk dukungan ini.
Harapannya, dengan sinergi antara pemda, tenaga kesehatan, dan semua pihak yang berkepentingan, layanan di rumah sakit ini bisa terus membaik.
"Kami akan lakukan rapat lengkap untuk melihat semua persoalan dan mencari solusi bersama, karena kami sudah intens berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk membantu daerah,"
tutupnya.
Kunjungan kerja itu dihadiri oleh sejumlah pejabat penting. Di antaranya Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, Sekda Lukas Christian Sohilait, dan Bupati Jayapura Yunus Wonda. Hadir pula Ketua BP3OKP Albert Yoku, serta Direktur RSUD Yowari beserta jajaran dokter dan perawat.
Tak ketinggalan, perwakilan dari PMI, BPJS Papua, Kapolres Jayapura, dan kepala dinas kesehatan provinsi serta kabupaten turut menyertai.
Artikel Terkait
Menteri Sekretaris Negara Minta Maaf Atas Kemacetan Parah di Pelabuhan Gilimanuk
Polisi Amankan Tiga Kurir Narkoba dengan Modus COD di Depok, 1.100 Butir Pil Disita
Arus Mudik Mulai Padati Pantura Cirebon, 62 Ribu Kendaraan Melintas dalam 20 Jam
Kapolda Sumsel Tinjau Pos Komando Operasi Ketupat 2026, Bagikan Takjil hingga Cek Kesiapan Personel