Pendapat senada diungkapkan Handika Sembiring, Head of Customer Service and Parts Operation DCVI. Baginya, standar teknisi ini penting untuk mempercepat layanan.
Disebar dari Medan hingga Surabaya
Lalu, di mana saja titik-titik bantuan ini berada? Untuk bengkel siaga, DCVI menempatkannya di delapan kota: Medan (PT Kanindo Mitra Usaha), Pekanbaru (PT Mas Auto Germania), Lampung (PT Alun Indah Lampung), Jakarta (PT Hartono Raya Motor), Bandung (PT Citrakarya Pranata), Semarang (PT Hartono Raya Motor Semarang), Yogyakarta (PT Kalimas Arubu Indonesia), dan Surabaya (PT Transforma Oto Prima).
Sementara empat service point-nya berada di rest area strategis: RM Brawijaya di Cirebon, RM Raos Eco di Gringsing, RM Lestari di Kebumen, dan RM Puritama di Situbondo. Jaringan ini diklaim punya jangkauan layanan sekitar 150 kilometer dari setiap titik.
Mekaniknya siaga 24 jam. Waktu respons awal ditargetkan sekitar 10 menit setelah laporan masuk, dan sebagian besar gangguan diharapkan bisa dituntaskan dalam waktu 30 menit sampai satu jam. Cukup cepat untuk situasi darurat di tengah kemacetan mudik.
Ada Konsultasi Gratis dan Promo
Enggak cuma servis darurat, DCVI juga nawarin konsultasi teknis gratis dan pembebasan biaya jasa untuk servis darurat selama program berlangsung. Mereka juga menghadirkan "Promo Mudik 2026" untuk pembelian suku cadang. Semua ini bagian dari upaya mendukung operasional armada bus selama periode paling sibuk dalam setahun itu.
Pada akhirnya, lewat persiapan jaringan dan peningkatan kompetensi teknisi ini, DCVI berharap bisa menjaga keandalan armada bus Mercedes-Benz. Tujuannya sederhana: agar perjalanan mudik masyarakat bisa lebih lancar dan aman di Lebaran 2026 nanti.
(UDA)
Artikel Terkait
Pertamina Tambah SPBU Modular Jadi 96 Titik untuk Antisipasi Antrean Mudik
Arus Mudik H-4 Lebaran di Tol Cipali Naik 22%, Sistem Satu Arah Diterapkan
Pria Mabuk di Bogor Ancam Bunuh Mantan Istri dan Anak, Diamankan Polisi
Truk Sumbu Tiga Langgar Aturan Jadi Pemicu Utama Kemacetan Panjang di Gilimanuk