Di kompleks BNN Jakarta Timur, Selasa (17/3/2026), asap mengepul dari sebuah insinerator. Di dalamnya, lenyap sudah puluhan kilogram barang haram. Badan Narkotika Nasional baru saja memusnahkan barang bukti sitaan seberat total 34,2 kilogram, yang didominasi sabu, ekstasi, dan mephedrone semua hasil rangkulan operasi selama Februari hingga Maret tahun ini.
Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan, Plt Deputi Pemberantasan BNN, tampil memberikan penjelasan. Angka yang ia sebut cukup mencengangkan.
"Dari sejumlah narkotika jenis sabu, ekstasi, dan mephedrone tersebut yang sudah kita sita dan musnahkan, BNN berhasil menyelamatkan potensi penyalahgunaan sebanyak 147.340 orang," ujar Roy.
Bayangkan saja, seratus empat puluh tujuh ribu lebih nyawa yang berpotensi terjerumus, kini terhindar. Itu dampak dari pemusnahan ini.
Dari tumpukan barang bukti yang dihancurkan, sabu mendominasi dengan porsi sangat besar: 27,7 kilogram. Semua itu berasal dari tujuh kasus terpisah yang berhasil diungkap di dalam negeri.
Artikel Terkait
KPK Tahan Staf Khusus Eks Menag Yaqut Terkait Dugaan Pungli Kuota Haji
BI Proyeksikan Ekonomi Kuartal I 2026 Tumbuh 4,9-5,7%, Didorong Kuatnya Permintaan Domestik
Mercedes-Benz Siapkan 12 Titik Bengkel Siaga untuk Mudik Lebaran 2026
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR Tinjau Pelestarian Gajah Sumatera di Tesso Nilo