Kapal pertama adalah KN Sarotama P112. Rencananya, kapal berkapasitas 130 penumpang pejalan kaki ini akan berangkat dari Pelabuhan Bintang 99 tepat tengah malam nanti.
Sementara itu, armada kedua adalah KMP Tanjung Burang. Kapal ini bisa mengangkut lebih banyak, yakni 200 penumpang plus 23 kendaraan. Jadwal keberangkatannya dari Pelabuhan Telaga Punggur pukul 18.00 WIB.
Bagi yang ingin naik, syaratnya harus datang sendiri. Calon penumpang diminta mendaftar langsung ke TPS Batam atau buffer zone. Jangan lupa bawa identitas resmi seperti KTP, SIM, atau Kartu Keluarga.
Pengawasan di semua pelabuhan Batam akan diperketat selama musim mudik Lebaran 2026 ini. Zharfan juga berharap partisipasi aktif warga. “Jika ditemukan praktik percaloan, terutama yang memanfaatkan momentum Lebaran, kami akan tindak tegas sesuai hukum,” tegasnya.
Memang, dampak calo ini cukup luas. Di satu sisi, masyarakat dirugikan secara ekonomi karena harga tiket melambung. Di sisi lain, kekacauan dan penumpukan massa di pelabuhan sangat mungkin terjadi. Karena itulah, imbauan untuk selalu menggunakan jalur resmi terus digaungkan. Jangan sampai tergoda bujuk rayu calo yang justru bikin rugi.
Artikel Terkait
BI Proyeksikan Ekonomi Kuartal I 2026 Tumbuh 4,9-5,7%, Didorong Kuatnya Permintaan Domestik
Mercedes-Benz Siapkan 12 Titik Bengkel Siaga untuk Mudik Lebaran 2026
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR Tinjau Pelestarian Gajah Sumatera di Tesso Nilo
Pertumbuhan Kredit Perbankan Februari 2026 Capai 9,37%, Didorong Kredit Investasi