Setelah Lebaran 2026 nanti, DKI Jakarta diperkirakan bakal kedatangan sekitar 10 hingga 12 ribu orang. Angka itu menurut Pemprov tidak akan melonjak jauh, cenderung mengikuti pola tahun-tahun sebelumnya yang terlihat menurun. Fenomena arus balik yang dulu ramai itu, rupanya sudah tak lagi dominan.
Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, menjelaskan lebih rinci.
"Prediksinya sih, pendatang pasca lebaran tahun depan kemungkinan akan bertahan di angka rendah, sekitar 10.000 sampai 12.000 jiwa," ujar Chico, Selasa (17/3/2026).
Dia menyoroti tren penurunan yang cukup konsisten. Data menunjukkan, dari puncak 27 ribuan lebih di tahun 2022, angka itu terus merosot ke 16 ribuan pada tahun 2025. Penurunan berturut-turut ini jelas menunjukkan sebuah pergeseran.
Lalu apa penyebabnya? Menurut Chico, ada dua faktor utama yang berperan.
"Pertumbuhan ekonomi yang sekarang hampir merata di berbagai daerah, jadi orang enggak harus ke Jakarta buat cari kerja," katanya.
Artikel Terkait
Plafon Pasar Sehat Soreang Ambruk, Satu Tewas dan Tiga Luka-luka
Israel Siapkan Rencana Militer Tiga Minggu, Harga Minyak Melonjak Akibat Macetnya Selat Hormuz
Filipina Evakuasi Ratusan Pekerja dari Timur Tengah Imbas Eskalasi Konflik
Rupiah Mengawali Pagi dengan Penguatan, Analis Waspadai Tekanan di Sisa Hari