Kabarnya, Mojtaba Khamenei, putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei, terbang diam-diam ke Rusia. Ini terjadi tak lama setelah beredar isu bahwa dia terluka akibat serangan gabungan AS dan Israel. Tujuannya? Menjalani operasi darurat.
Menurut laporan yang beredar, evakuasi rahasia ini dilakukan dengan pesawat militer Rusia. Mojtaba dikabarkan dalam kondisi yang cukup parah, sehingga harus segera dibawa ke Moskow. Operasi penyelamatan untuk kakinya itu, konon, bahkan dilakukan di istana kepresidenan Vladimir Putin sendiri.
Namun begitu, di tengah semua rumor tentang kesehatannya, Mojtaba sempat merilis sebuah pernyataan. Isinya penuh kemarahan, menuntut balas dendam terhadap Amerika Serikat dan Israel.
Artikel Terkait
Dua Kepala Dapur Sekolah di Ponorogo Laporkan Intimidasi dan Potongan Anggaran ke BGN
Dapur MBG Sanggau Ditutup Sementara Imbas Sengketa Gaji Karyawan
Dua Penerbangan RI ke Dubai Dialihkan Imbas Serangan Drone Iran
PAN Dukung Wacana Pemotongan Gaji Anggota DPR