Gubernur Jateng Jadi Bapak Sementara, Jamin Hidup dan Kuliah Mahasiswa Korban Bencana Sumatera

- Selasa, 09 Desember 2025 | 12:06 WIB
Gubernur Jateng Jadi Bapak Sementara, Jamin Hidup dan Kuliah Mahasiswa Korban Bencana Sumatera

Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera tak hanya menyisakan duka di kampung halaman. Rasa cemas juga menghinggapi para mahasiswa perantauan yang sedang menuntut ilmu jauh dari keluarga, termasuk di Kota Semarang. Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun tangan dengan memberikan jaminan bantuan.

Luthfi berkomitmen untuk menanggung biaya hidup dan kuliah mahasiswa asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang keluarganya terdampak musibah. Bantuan ini, katanya, adalah wujud kepedulian Pemprov Jateng atas musibah yang menimpa saudara-saudaranya di Sumatera.

"Kita bantu kos-nya untuk tiga bulan. Soal biaya kuliah, saya sudah minta keringanan pada rektor masing-masing kampus. Provinsi juga akan membantu kegiatan para mahasiswa ini," ujar Luthfi dalam keterangannya, Selasa (9/12).

Tak cuma urusan finansial. Mantan Kapolda Jateng ini juga mengupayakan hal yang mungkin lebih penting di saat seperti ini: menyambung komunikasi. Jaringan yang terputus di lokasi bencana membuat banyak mahasiswa sulit menghubungi keluarga. Luthfi berusaha memfasilitasi itu.

"Bagi yang belum bisa kontak dengan daerahnya, hari ini sudah saya komunikasikan agar ada jalur. Dengan bisa terhubung, semangat belajar mereka di sini diharapkan bisa kembali pulih," jelasnya.

Ia pun punya pesan khusus untuk para mahasiswa rantau itu. "Anda di sini tidak sendiri. Saya akan jamin seluruh proses belajar kalian. Anggap saja kamu punya Bapak di Semarang," tegas Luthfi, berusaha menenangkan.

Di sisi lain, respons dari perwakilan mahasiswa pun mengalir. Muhammad Haekal Halifah, Ketua Ikatan Pelajar Aceh Semarang (IPAS), mengungkapkan rasa terima kasihnya. Menurutnya, ada ratusan mahasiswa asal Aceh saja yang sedang belajar di Semarang.

Rasa syukur yang sama diungkapkan oleh Naswa Salsabila (mahasiswa asal Sumut) dan Ghazza Al Hafizh Hasbi (asal Sumbar). Mereka mewakili teman-temannya menyambut baik langkah Gubernur.

"Bantuan ini sangat berarti. Prioritas kami kan tetap belajar di sini. Adanya dukungan seperti ini bikin semangat kuliah tidak padam. Keluarga di rumah juga jadi sedikit lega, tidak perlu terlalu khawatir memikirkan kami," kata Ghazza.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler